Tulisan Arab-Melayu menjadi khazanah ilmu pengetahuan Islam Indonesia. Sayangnya, tulisan itu kini hanya sebagian saja yang masih menggunakannya…
Bahasa Arab tidak dapat dipisahkan dari Islam, bahkan bahasa ini sering disebut sebagai bahasa Islam. Penyebaran agama Islam ke berbagai penjuru dunia juga disertai dengan penyebaran bahasa Arab. Demikian pula yang terjadi di Nusantara. Penyebaran agama Islam di kawasan ini telah memengaruhi aspek aspek kehidupan masyarakat, termasuk di bidang bahasa. Jauh sebelum kedatangan bangsa Eropa di Nusantara, kegiatan penulisan dengan huruf Arab oleh masyarakat Melayu sudah berkembang pesat. Penggunaan tulisan Arab-Melayu atau tulisan Jawi sudah berkembang jauh sebelum orang-orang pribumi mengenal huruf Latin.
Hal ini terbukti dengan ditemukannya batu bersurat di Kuala Berang Terengganu (Malaysia), yang bertuliskan Arab-Melayu pada tahun 1303 M, jauh sebelum bentuk tulisan Latin dikenal. Batu bersurat tersebut merupakan tulisan Arab-Melayu tertua yang pernah ditemukan.
Saya
- Sudinotakim
- Putra asli dabo singkep Lingga Kepri yang lagi belajar ngeblog dan belajar menulis
Archive
-
▼
2012
(17)
-
▼
Februari
(7)
- Mengenal ”Sagang” dari Lembaran Sastra dan Budaya ...
- “Tari Persembahan” dan “Tepuk Tepung Tawar” khas K...
- PUSAT INFORMASI PARIWISATA LINGGA
- PUSAT KESUSASTRAAN KERAJAAN LINGGA-RIAU
- ABJAD ARAB DALAM PENULISAN KHAZANAH MELAYU
- PAHLAWAN DARI BUMI MELAYU
- RAJA ALI HAJI Melawan Penjajah dengan Mata Pena | ...
-
▼
Februari
(7)
Categories
- Benda-benda langka di lingga (4)
- Berita Lingga (3)
- Budaya Melayu (8)
- Dabo singkep (3)
- Dabosingkep (18)
- daftar hotel dan penginapan (1)
- Dongeng dan cerita rakyat (2)
- Gallery foto singkep (19)
- kumpulan tulisan putra-putri kabupaten lingga (2)
- Motivasi (2)
- Objek wisata (6)
- Pariwisata lingga (13)
- Perhubungan (6)
- Puisi dan suara putra singkep (4)
- Ramuan tradisional (2)
- Resep dan makanan khas (3)
- Suasana dabo singkep (10)
- Wisata kepulauan (10)
Tampilkan postingan dengan label Benda-benda langka di lingga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Benda-benda langka di lingga. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 11 Februari 2012
Senin, 16 Januari 2012
Benda Langka dan bersejarah Di Daik Lingga
Published :
09.01
Author :
Sudinotakim
Ditemuakan Keramik China Kuno di Dabo Singkep
Published :
03.55
Author :
Sudinotakim

ilustrasi
Zainal Achmad, warga desa Batu Berdaun yang selaku Ketua BPD Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep bersama kawan-kawannya menemukan puluhan pecahan keramik yang diperkirakan peninggalan Cina zaman dahulu (kuno). Ditemukan juga antara lain benda sejenis koin (uang recehan) dan juga berbagai jenis benda kuno lainnya semacam penggali atau cangkul.
Berbagai pecahan keramik tersebut dengan berbagai warna dengan motif Cina dan sangat indah dengan desain yang spesifik. “Ada berbagai jenis keramiknya, termasuk benda sejenis kendi air atau berbentuk guci. Pada koin yang saya temukan ada tertulis angka tahun 1768,” terang Zainal kepada wartawan yang melihat barang langka tersebut. Zainal sendiri tidak tahu secara pasti dari mana sebenarnya benda-benda itu berasal dan banyak ditemukan di lokasi penggalian timah yang mereka kerjakan sekitar dua minggu terakhir ini.
Jumat, 25 Februari 2011
Benda-benda langka di Lingga | kerangka Gajah laut
Published :
08.17
Author :
Sudinotakim
Museum mini Linggam Cahaya di Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, menyimpan banyak benda dan aset budaya peninggalan Kesultanan Lingga, Riau. Salah satunya Tulang belulang itu diperkirakan merupakan kerangka gajah laut yang terdampar di sebuah pantai di Kabupaten Lingga.
Satwa langka ini terdampar di Pantai Dungun, Kecamatan Lingga Utara, sekitar seminggu setelah tsunami Aceh," Tanggal 13 Januari 2005 binatang itu ditemukan masyarakat dalam keadaan mulai membusuk. Masyarakat mengenal satwa laut langka itu sebagai gajah mina atau gajah laut. Ia menambahkan, setelah ditemukan masyarakat, sebagian tubuh satwa laut itu sempat mereka ambil.Sebagian tulang belulang itu hendak dijual oleh penduduk meski akhirnya sebagian besar tulang belulang itu dapat dikumpulkan dan diselamatkan Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lingga.
Langganan:
Postingan (Atom)
Popular Posts
-
Ini gambar gunung daik yang bercabang dua ,berada di Kabupaten Lingga tepatnya di kota daik-Lingga. Gunung Daik ini salah satu icon pariwis...
-
Museum mini Linggam Cahaya di Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, menyimpan banyak benda dan aset budaya peninggalan Kesultanan...
-
Daerah melayu seperti di dabosingkep Lingga ini sudah pasti banyak dongeng -dongen yang jadi cerita orang tua-tua dulu. Karena kemajuan zama...
-
Lakse nama makanan diatas merupakan salah satu makan khas milik Kabupaten Lingga . Rasanya yang enak dan bahan-bahan terbuat dari sagu yang ...

